BISMILLAHIROHMANIROHIM...
Tahukah anda dari perbedaan ke empat hal tersebut???
Mengetahui hal ini adalah hal yang sangat penting.khususnya perbedaan antara Mani dan Madzi.Karena mungkin masih banyak di antara kita kaum muslimin yang belum tahu mengenai hal ini dan belum bisa membedakan antara keduanya,yang karena ketidak tahuan akan perbedaan ini menyebabkannya di timpa oleh fitnah,rasa was was dan di permainkan oleh setan.Sehingga tidaklah ada cairan yang keluar dari kemaluannya (kecuali kencing dan wadi)yang membuatnya ragu ragu kecuali dia langsung mandi,padahal boleh jadi dia hanyalah madzi dan bukan mani.Sudah di maklumi bahwa yang menyebabkan mandi hanyalah mani,sementara madzi cukup di cuci dan kemudian berwudzu tidak perlu mandi untuk menghilangkan hadastnya.
Karenanya berikut ini definisi dari ke empat cairan di atas,yang dari definisi tersebut bisa di petik sisi perbedaan di antar mereka :
1.KENCING masyhur sehingga tidak perlu di jelaskan,dan dia najis berdasarkan al-qur'an,sunah dan ijma'.
2.WADI cairan tebal berwarna putih yang keluar setelah kencing,atau setelah melakukan pekerjaan yang melelahkan,misalnya berolahraga berat.wadi adalah najis berdasarkan kesepakatan para ulama sehingga dia wajib untuk di cuci.Dia juga merupakan pembatal wudhu sebagaimana kencing dan madzi.
3.MADZI cairan tipis dan lengket yang keluar ketika munculnya syahwat.baik ketika bermesraan,saat pendahuluan sebelum jima',atau menghayal atau melihat sesuatu yang mengarah pada jima'.keluarnya tidak terpancar dan tubuh tidak menjadi lelah setelah mengeluarkannya.terkadang keluarnya tidak terasa.dia juga najis berdasarkan kesepakatan para ulama berdasarkan hadist Ali yang akan datang di mana beliau memerintahkan untuk mencucinya.
4.MANI cairan tebal yang baunya seperti adonan tepung,keluar dengan terpancar sehingga terasa keluarnya,keluar ketika jima' atau ihtilam (mimpi jima') atau onani-wal'iyadzubillah-dan tubuh akan terasa lelah setelah mengeluarkannya.
Berhubung kencing dan wadi sudah jelas kapan waktu keluarnya sehingga mudah di kenali,maka berikut kesimpulan perbedaan antara mani dan madzi :
a.Madzi adalah najis berdasarkan ijma' sementara mani adalah suci menurut pendapat yang paling kuat.
b.Madzi adalah hadast ashghar yang cukup di hilangkan dengan wudhu,sementara mani adalah hadast akbar yang hanya bisa di hilangkan dengan mandi junub.
c.cairan madzi lebih tipis di bandingkan mani.
d.mani berbau sementara madzi tidak(yakni baunya normal)
e.mani keluarnya terpancar berbeda halnya dengan madzi.ALLOH ta'ala berfirman tentang manusia "Dia di ciptakan dari air yang terpencar" (qs Ath thariq:6)
f.mani terasa keluarnya ,sementara keluarnya madzi kadang terasa dan kadang tidak terasa.
g.waktu keluar antara keduanya berbeda sebagaimana di atas.
h.tubuh akan melemah atau lelah setelah keluarnya mani,dan tidak demikian bila yang keluar adalah madzi.
Karenanya jika ada seseorang bangun di pagi hari dalam keadaan mendapatkan ada cairan di celananya,maka hendaknya dia perhatikan ciri ciri cairan tersebut,berdasarkan keterangan di atas.jika itu mani maka silahkan dia mandi,jika itu hanya madzi maka hendaknya dia cukup mencuci kemaluannya dan berwudhu.
Berdasarkan hadist Ali -radhiallohu anhu- bahwa Nabi -allaihisholatu wassalam- bersabda mengenai oarang yang mengeluarkan madzi :
اِغْسِلْ ذَكَرَكَ وَتَوَضَّأْ
" cucilah kemaluanmu dan berwudhulah kamu " (HR.Al bukhari no 269 dan muslim no 303)
[update Anas bin malik -radiallohu anhu- berkata :
أَنَّ أُمَّ سُلَيْمٍ حَدَّثَتْ أَنَّهَا سَأَلَتْ نَبِيَّ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَنْ الْمَرْأَةِ تَرَى فِي مَنَامِهَا مَا يَرَى الرَّجُلُ, فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: إِذَا رَأَتْ ذَلِكِ الْمَرْأَةُ فَلْتَغْتَسِلْ. فَقَالَتْ أُمُّ سُلَيْمٍ: وَاسْتَحْيَيْتُ مِنْ ذَلِكَ. قَالَتْ: وَهَلْ يَكُونُ هَذَا؟ فَقَالَ نَبِيُّ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: نَعَمْ, فَمِنْ أَيْنَ يَكُونُ الشَّبَهُ؟! إِنَّ مَاءَ الرَّجُلِ غَلِيظٌ أَبْيَضُ وَمَاءَ الْمَرْأَةِ رَقِيقٌ أَصْفَرُ فَمِنْ أَيِّهِمَا عَلَا أَوْ سَبَقَ يَكُونُ مِنْهُ الشَّبَهُ
"bahwa ummu sulaim pernah bercerita bahwa dia pernah bertanya kepada Nabi sholallohualaihi wassalam tentang wanita yang bermimpi (bersenggama)sebagaimana yang terjadi pada seorang lelaki.maka rosululloh sholallohualaihiwassalam bersabda,"apabila perempuan tersebut bermimpi keluar mani maka dia wajib mandi".ummu sulaim berkata, "maka aku menjadi malu karenanya". lalu ummu sulaim kembali bertanya "apakah keluarnya mani memungkinkan pada perempuan?" Nabi sholallohuwassalam bersabda "ya(wanita juga keluar mani,kalau dia tidak keluar)maka dari mana terjadi kemiripan (anak dengan ibunya)?ketahuilah bahwa mani lelaki itu kental dan berwarna putih,sedangkan mani perempuan itu encer dan berwarna kuning.manapun mani dari salah seorang mereka mendominasi atau menang,niscaya kemiripan terjadi karenanya". (HR.Muslim no 469).Imam An Nawawi berkata dalam syarh muslim (3/222),"hadist ini merupakan kaidah yang sangat agung dalam menjelaskan bentuk dan sifat mani,dan apa yang tersebut di sini itulah sifatnya dalam keadaan biasa dan normal.Para ulama menyatakan :dalam keadaan sehat mani lelaki itu berwarna putih pekat dan memancar sedikit demi sedikit di saat keluar.Biasa keluar bila di kuasai dengan syahwat dan sangat nikmat saat keluarnya.
Setelah keluar dia akan merasakan lemas dan akan mencium bau seperti bau mayang kurma yaitu bau seperti adonan tepung.Warna mani bisa berubah di sebabkan beberapa hal di antaranya;sedang sakit,maninya akan berubah cair dan kuning,atau kantung testis melemah sehingga mani keluar tanpa di pacu syahwat,atau karena sering bersenggama sehingga warna mani berubah merah seperti air perahan daging dan kadang kala yang keluar adalah darah.]
Tambahan :
1.mandi junub hanya di wajibkan saat ihtilam (mimpi jima') ketika ada cairan yang keluar.adapun jika dia mimpi tapi tidak ada cairan yang keluar maka dia tidak wajib mandi.
Berdasarkan hadist Abu Said Al Khudri secara marfu' :
إِنَّمَا الْمَاءُ مِنَ الْمَاءِ
"sesungguhnya air itu hanya ada dari air" (HR. Muslim no. 343) Maksudnya : air (untuk mandi) itu hanya di wajibkan ketika keluarnya air (mani).
2.Mayoritas ulama mempersyaratkan wajibnya mandi dengan adanya syahwat ketika keluarnya mani dalam keadaan terjaga.Artinya jika mani keluar tanpa di sertai dengan syahwat -misalnya karena sakit atau cuaca terlampau dingin atau yang semacamnya- maka mayoritas ulama tidak mewajibkan mandi junub darinya.Berbeda halnya dengan Imam Asy Syafi'i dan Ibnu Hazm yang keduanya mewajibkan mandi junub secara mutlak bagi yang keluar mani,baik yang di sertai syahwat ataupun tidak.Wallahu a'lam.
Demikian tulisan kali ini,semoga tulisan ini mampu membantu saudara muslim di manapun berada yang belum tahu mengenai tentang permasalahan di atas.tulisan ini saya ambil dari sumber al atsarriyah.com.
SYUKRON...
Jumat, 03 Agustus 2012
Senin, 23 Juli 2012
DO'A SESUDAH SHOLAT TARAWIH
Do’a sesudah shalat Tarawih:
بِسْمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ : اَلْحَمْدُلِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ حَمْدًايُوَافِى نِعَمَهُ وَيُكَافِئُ مَزِيْدَهُ , اَللَّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ عَلَى سَيِّدِنَامُحَمَّدٍ وَعَلَى اَلِ سَيِّدِنَامُحَمَّدٍ , اَللَّهُمَ اجْعَلْنَا بِاْلاِيْمَانِ كَمِلِيْنَ , وَلِلْفَرَائِضِ مُؤَدِّيْن . وَللِصَّلاَةِحَافِظِيْنَ , وَللِزَّكَاةِ فَاعِلِيْنَ , وَلِمَاعِنْدَكَ طَالِبِيْنَ , وَلِعَفْوِكَ رَاجِيِّنَ , وَبِاْلهُدَى مُتَمَسِّكِيْنَ , وَعَنِ اللَّغْوِمُعْرِضِيْنَ , وَفىِ الدُّنْيَازَاهِدِيْنَ , وَفىِ اْلاخِرَةِرَاغِبِيْنَ , وَبِالْقَضَاءِرَضِيْنَ , وَبِالنَّعْمَاءِشَاكِرِيْنَ , وَعَلىَ اْلبَلاَءِصَابِرِيْنَ , وَتَحْتَ لِوَءِ سَيِّدِنَامُحَمَّدٍصَلىَّ اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَوْمَ اْلقِيَامَةِ سَائِرِيْنَ , وَاِلىَ اْلحَوْضِ وَارِدِيْنَ , وَاِلىَ اْلجَنَّةِدَلخِلِيْنَ , وَمِنَ النَّارِنَاجِيْنَ , وَعَلَ سَرِيْرِاْلكَرَامَةِ قَاعِدِيْنَ , وَمِنْ حُوْرِاْلِعَيْنِ مُتَزَوِّجِيْنَ , وَمِنْ سُنْدُ سٍ وَاِسْتَبْرَقٍ وَّدِيْبَاحٍ مُتَلَبِّسِيْنَ , وَمِنْ طَعَامِ اَلجَنَّةِ آ كِلِيْنَ وَمِنْ لَبَنٍ وَعَسَلٍ مُصَفًى شَارِبِيْنَ , بِاَكْواَبٍ وِّاَبَارِيْقَ وَكَأْسٍ مِنْ مَعِيْن , مَحَ الَّذِيْنَ اَنْعَمْتَ عَلَيْهِمْ مِنَ النَّبِيِّيْنَ وَالصِْدِّ يْقِيْنَ وَالشُّهَدَاءِوَالصَّلِحِيْنَ , وَحَسُنَ اُولَئِكَ رَفِيْقًا , ذَلِكَ اْلَفَضْلُ مِنَ الله وَكَفىَ بِاللهِ عَلِيْم َ وَاْلحَمْدُ لله رَبِّالْعَالَمِيْن
“ALLAAHUMMAJ’ALNAA BIL IIMAANI KAAMILIINA. WALIFARAA-IDLIKA MU-ADDIINA WA-ALASH SHALAWAATI MUHAAFIDHIINA. WALIZZAKAATI FAA’ILIINA WALIMAA ‘INDAKA THAALIBIINA. WALI-AFWIKA RAAJINA, WABIL HUDAA MUTAMASSIKIINA. WA-ANIL LAGHWI MU’RIDLIINA WAFID DUNYAA ZAAHIDIINA, WAFIL AAKHIRATI RAAGHIBIINA, WABIL QADLAA-I RAADLIINA, WABIN NA’MAA-I SYAAKIRIINA. WA-ALAL BALAA-I SHAABIRIINA WATAHTA LIWAA-I SAYYIDINAA MUHAMMADIN SHALLALLAAHU ‘ALAIHI WASAI LAMA YAUMAL QIYAAMATI SAAIRIINA WA’ALAL HAUDLI WAARIDIINA, WAFIL JANNATI DAKHILIINA. WA-ALAA SARIIRATIL KARAAMATI QAA’IDIINA. WABIKHUURIN ‘IININ MUTAZAWWIJIINA WAMIN SUNDUSIN WAISTABRAQIN WADIIBAAJIN MUTA-LABBISIINA WATHA’AAMIL JANNATI AAKILIINA. WAMIN LABANIN WA’ASALIN MUSHAFFIINA SYAARIBIINA BIAKWAABIN WA-ABAARIIQA WAKA’SIN MIM MA’IININ MA’AL LADZIINA AN’AMTA ‘ALAIHIM MINAN NABIYYIINA WASH SHIDDIIQIINA WASY SYUHADAA-I WASH-SHAALIHIINA WAHASUNA ULAA-IKA RAFIIQAA, DZAALIKAL FADLLU MINALLAAHI WAKAFAA BILLAAHI ‘ALIIMA. WALHAMDU LILLAAHI RABBIL ‘AALAMIIN”.
Artinya :
“Ya Allah, jadikanlah kami (orang-orang) yang imannya sempurna, dapat menunaikan segala fardlu, menjaga shalat. Menunaikan zakat, menuntut/mencari segala kebaikan di sisiM, mengharap ampunan-Mu senantiasa memegang teguh petunjuk-petunjukMu, terlepas/terhindar dari segala penyelewengan dan zuhud di dunia dan di akherat dan tabah (sabar) menerima cobaan, mensyukuri segala nikmat-Mu dan semoga nanti pada hari kiamat kami dalam satu barisan di bawahnaungan panji-panji junjungan kita Nabi Muhammad saw, dan melalui talaga yang sejuk, masuk didalam sorga, terhindar dari api neraka dan duduk di tahta kehormatan, didampingi oleh bidadari sorga, dan mengenakan baju-baju kebesaran dari sutra berwarna-warni, menikmati santapan sorga yang lezat, minum susu dan madu yang suci bersih dalam gelas-gelas dan orang-orang yang telah Engkau beri nikmat pada mereka dari golongan para Nabi, shiddiqin dan orang-orang yang syahid serta orang-orang shahih. Dan baik sekali mereka menjadi teman-teman kami. Demikianlah kemurahan dari Allah SWT, dan kecukupan dari Allah Yang Maha Mengetahui. Dan segala puji bagi Allah Tuhan seru sekalian alam”.
Jumat, 20 Juli 2012
Dalam Diam
YA ALLOH...
Dalam diam aku sangat mendambakan dia
Dalam diam aku sangat menginginkan dia menjadi imamku
Meski tak pernah ada ucapku untuk tetap mempertahankan dia di sisiku
Tapi sesungguhnya aku sangat menyayanginya dalam tidur dan terjagaku
Seperti bunga layu yang tersirami saat ku mulai mengenalnya
Seperti ruang gelap yang mendapatkan pancaran sinar lampu
Dia mengajariku menapakkan kaki di antara ribuan duri
Membawaku ke taman taman impian yang akupun merasakan nyaman di dalamnya...
Tapi YA ALLOH...
Kenapa perpisahan yang terucap dari bibirnya????
Apakah aku tak pantas untuk bersama dia YA ALLOH...
Apakah aku tak layak mendapatkan dia YA ALLOH...
Aku tau semua atas kehendak dan kuasa-MU
Engkau yang MAHA MEMBOLAK BALIKKAN HATI
Bantulah hamba-MU ini untuk tetap tegar menghadapi kehidupan ini...
20 JULI 2012
Dalam diam aku sangat mendambakan dia
Dalam diam aku sangat menginginkan dia menjadi imamku
Meski tak pernah ada ucapku untuk tetap mempertahankan dia di sisiku
Tapi sesungguhnya aku sangat menyayanginya dalam tidur dan terjagaku
Seperti bunga layu yang tersirami saat ku mulai mengenalnya
Seperti ruang gelap yang mendapatkan pancaran sinar lampu
Dia mengajariku menapakkan kaki di antara ribuan duri
Membawaku ke taman taman impian yang akupun merasakan nyaman di dalamnya...
Tapi YA ALLOH...
Kenapa perpisahan yang terucap dari bibirnya????
Apakah aku tak pantas untuk bersama dia YA ALLOH...
Apakah aku tak layak mendapatkan dia YA ALLOH...
Aku tau semua atas kehendak dan kuasa-MU
Engkau yang MAHA MEMBOLAK BALIKKAN HATI
Bantulah hamba-MU ini untuk tetap tegar menghadapi kehidupan ini...
20 JULI 2012
Rabu, 11 April 2012
MASIH ADAKAH
Siang telah berlalu
Tak terasa ku luapkan air mataku
Menetes…dan terus menetes…
Ku coba untuk menahanya
Tapi aku tak bisa
Dalam dinginnya malam
Diriku kau rengkuh dalam kerinduan
Dan dalam sepinya malam
Kau bisikkan kata cintamu lewat bintang
Mengapa kau tinggalkan aku
Mengapa kau tinggalkan cinta suciku
Aku hanya bisa merenung
Menelusuri lamunanku
Mencari sosok dirimu
Berkhayal akan dirimu.
Berkhayal akan kebersamaan kita kemarin.
Mengulang cerita indah yang pernah ada
Aku hanya bisa tersenyum
Kemudian bungkam
Menikmati telusuran angan yang kian jauh.
Aku merindukanmu sayang..
Menunggu nyatamu untuk kurengkuh demi lamunanku
Datanglah dan biarkan kita bermanja lagi..
Biarkan ku bersandar seraya membahas hal-hal sesukamu.
Masih adakah cinta itu
Gemuruh dadaku makin menyiksa
Bagai gelegar suara merapi disana
Aku mencoba bertahan
Walau terasa makin sesak di dada
Ketika ku ingat wajahmu
Perlahan menetes air mataku
Andai kaki ini bisa berlari
Kan ku hampiri kamu yang jauh di sana
Tetapi masihkah adakah cinta itu?
masih adakah rindumu untukku?
masih adakah rindumu untukku?
Sabtu, 28 Januari 2012
MAKE UP MUSLIMAH
Jadikanlah menundukan pandangan sebagai hiasan mata anda,niscaya akan semakin bening dan jernih
Oleskan lipstik kejujuran pada bibir anda niscaya akan semakin manis
Gunakanlah pemerah bibir anda dari kosmetik yang terbuat dari rasa malu yang di buat dari salon iman
Pakailah sabun istiqfar yang menghilangkan semua dosa dan kesalahan yang anda lakukan
Rawatlah rambut anda dengan selendang islami yang akan menghilangkan pandangan lelaki yang membahayakan
Hiasilah kedua tangan anda dengan gelang gelang tawadhu' dan jari jari anda dengan cincin ukhuwah
Sebaik baiknya kalung anda adalah kalung kesucian
Bedakilah wajah anda dengan air wudhu niscaya akan bercahaya di akhirat
memang tak seorangpun yang tidak mau menjadi cantik dan setiap orang akan terlihat cantik bila mempunyai kualiti 7M
MUSYARAKAH yakin bahwa dirinya mempunyai kecantikan tersendiri
MURAKABAH menerima dengan iklas dan bersyukur keadaan diri sendiri
MUHASABAH senantiasa melihat kekurangan diri sendiri dan membetulkannya
MUAKOBAH senantiasa mendidik diri agar menjadi wanita yang sempurna
MUQQARABAH senantiasa mendekatkan diri dengan ALLOH SWT
MUJAHADAH berusaha melawan segala bentuk hawa nafsu yang mencoba menguasai diri
MUARABAH coba mengikis segala kejahatan dalam diri
Oleskan lipstik kejujuran pada bibir anda niscaya akan semakin manis
Gunakanlah pemerah bibir anda dari kosmetik yang terbuat dari rasa malu yang di buat dari salon iman
Pakailah sabun istiqfar yang menghilangkan semua dosa dan kesalahan yang anda lakukan
Rawatlah rambut anda dengan selendang islami yang akan menghilangkan pandangan lelaki yang membahayakan
Hiasilah kedua tangan anda dengan gelang gelang tawadhu' dan jari jari anda dengan cincin ukhuwah
Sebaik baiknya kalung anda adalah kalung kesucian
Bedakilah wajah anda dengan air wudhu niscaya akan bercahaya di akhirat
memang tak seorangpun yang tidak mau menjadi cantik dan setiap orang akan terlihat cantik bila mempunyai kualiti 7M
MUSYARAKAH yakin bahwa dirinya mempunyai kecantikan tersendiri
MURAKABAH menerima dengan iklas dan bersyukur keadaan diri sendiri
MUHASABAH senantiasa melihat kekurangan diri sendiri dan membetulkannya
MUAKOBAH senantiasa mendidik diri agar menjadi wanita yang sempurna
MUQQARABAH senantiasa mendekatkan diri dengan ALLOH SWT
MUJAHADAH berusaha melawan segala bentuk hawa nafsu yang mencoba menguasai diri
MUARABAH coba mengikis segala kejahatan dalam diri
Jumat, 06 Januari 2012
Akhwat Genit???? Hindari Dech!!!!!!!
Akhwat genit...hmmmmm...akhwat biasa di sebutkan untuk para wanita muslim yg notabenenya orang yang beragama dan alim dan menurut bahasa arab adalah saudara perempuan,tapi kok bisa di bilang genit yach,,,kadang ku bertanya dalam hati bila seorang ahwat saja ada yg di bilang genit padahal mereka seorang yang familiar dengan kealiman,kesopanan,wanita yg selalu menjaga dirinya dari pandangan sang ikhwan malahan sering terlihat selalu menunduk saat berjalan[uangnya jatuh kali,,,gedubrakkkkkk] demi menjaga pandangannya dari godaan setan yg bener he he...lantas bagaimana dengan aku ini yang masih ketinggalan jauh dari mereka,,,haduch jadi malu ma SANG PENCIPTA,,,jangan jangan aku termasuk akhwat blacklist,,,naudzubillah dech,,,jangan sampai itu terjadi....
Genit????bagaimana mereka genit???
menurutku bukan genit dech tapi bisa juga di bilang gombal islami [af1 hiiiii...]bila sekiranya saya katakan gombal islami mengenai hal ini,
rasanya tak ada satupun wanita yang tak suka mendengar rayuan,bahkan kita sebagai wanita sering menjadi korban rayuan,,,[halah malah kemana mana ^^] kalau kita sebagai ahwat tidak menimpali rayuan mereka gpp nah yang di takutkan para ahwatpun denga manisnya membalas rayuan itu.[gubrakkkkkk]
Apalagi di jaman sekarang ini jejaring sosial facebook lagi marak maraknya dan saya yakin banyak akhwat yang mempunyai facebook,begitu juga saya,,,saya juga seorang facebooker atau facebookholic istilah kerennya [gubrak]
Tapi meskipun kita seorang facebooker semoga kita tidak termasuk dalam golongan facebooker genit he he he...
penasarankan akhwat genit tuch yang seperti apa dan bagaimana ciri cirinya...yiuuuuk kita intip ^_^
Genit????bagaimana mereka genit???menurutku bukan genit dech tapi bisa juga di bilang gombal islami [af1 hiiiii...]bila sekiranya saya katakan gombal islami mengenai hal ini,
rasanya tak ada satupun wanita yang tak suka mendengar rayuan,bahkan kita sebagai wanita sering menjadi korban rayuan,,,[halah malah kemana mana ^^] kalau kita sebagai ahwat tidak menimpali rayuan mereka gpp nah yang di takutkan para ahwatpun denga manisnya membalas rayuan itu.[gubrakkkkkk]
Apalagi di jaman sekarang ini jejaring sosial facebook lagi marak maraknya dan saya yakin banyak akhwat yang mempunyai facebook,begitu juga saya,,,saya juga seorang facebooker atau facebookholic istilah kerennya [gubrak]
Tapi meskipun kita seorang facebooker semoga kita tidak termasuk dalam golongan facebooker genit he he he...
penasarankan akhwat genit tuch yang seperti apa dan bagaimana ciri cirinya...yiuuuuk kita intip ^_^
BERPAKAIAN YANG MENGUNDANG PEMANDANGAN
memakai jilbab lebar,mengenakan gamis namun jilbab dan busana muslimah yang di gunakan di buat sedemikian rupa agar menggoda pandangan para ikhwan,warna yang mencolok ataupun renda renda agar terpancing yang memandang
SENANG DI LIHAT
senang tampil di depan umum dan senang mencari cari perhatian di depan para ikhwan,bagi akhwat yang punya facebook suka memasang foto yang berpose menarik dan di publikasikan.
"Dan katakanlah kepada perempuan perempuan yang beriman supaya menundukkan pandangan mereka(daripada memandang yang haram),dan memelihara kehormatan mereka,dan janganlah mereka memperlihatkan perhiasan tubuh mereka kecuali yang zahir daripadanya" (QS An-Nur : 24)
SUKA MELONTARKAN KATA MESRA YANG ISLAMI,CHAT ATAU SMS YG GAK JELAS
BANYAK BERCANDA
suka bercanda dengan ikhwan,,,mereka senang tertawa tanpa takut terkena fitnah hati
TIDAK KHAWATIR BERIKHTILAT
saat terjadi ikhtilat akhwat genit tidak merasa kawatir,bukannya cepat2 keluar dari kondisi tersebut akhwat genit malah menikmatinya dan malah bercanda ria dengan para ikhwan yang berada di sana.
BERBICARA DENGAN NADA
maksudnya berbicara dengan intonasi kata yang bernada mendayu,manja,mendesah,seperti kekanak kanakan.gaya yang seperti itu bisa membuat tertarik seorang ikhwan[laki laki].
JILBAB BERPONI ATAU JILBAB SETENGAH TIANG
jilbab berponi adalah memakai jilbab tanpa daleman dan biasanya poninya di biarkan separuh kelihatan atau di keluarin dari jilbab,sedangkan jilbab setengah tiang adalah memakai jilbab tapi leher dan separuh dadanya masih terlihat.
memakai jilbab lebar,mengenakan gamis namun jilbab dan busana muslimah yang di gunakan di buat sedemikian rupa agar menggoda pandangan para ikhwan,warna yang mencolok ataupun renda renda agar terpancing yang memandang
SENANG DI LIHAT
senang tampil di depan umum dan senang mencari cari perhatian di depan para ikhwan,bagi akhwat yang punya facebook suka memasang foto yang berpose menarik dan di publikasikan.
"Dan katakanlah kepada perempuan perempuan yang beriman supaya menundukkan pandangan mereka(daripada memandang yang haram),dan memelihara kehormatan mereka,dan janganlah mereka memperlihatkan perhiasan tubuh mereka kecuali yang zahir daripadanya" (QS An-Nur : 24)
SUKA MELONTARKAN KATA MESRA YANG ISLAMI,CHAT ATAU SMS YG GAK JELAS
"jazakalloh ya akhi"
"akh...antum bisa aja dech"
atau mungkin ada seorang ikhwan mengirim sebuah sms "ukhti udah malam jangan lupa ntar sholat witir terus berdo'a,tidur moga mimpi indah"
lalu si akhwatpun membalas"jazakalloh akhi,,,akhi juga yach"[gubrakk]
berhubung pikiran sang ikhwan sedang galau jam dua malapun sang ikhwan mengirim kembali sms ke sang akhwat yang bunyinya "ukhti jangan lupa shalat tahajud"
lalu oleh sang akhwatpun di balas"ana habis wudhu sekarang mau sholat,akhi udah?"
balasanpun kembali di terima dengan bunyi "sudah ukhti" [gubrak...gedubrak...brak...brak...brak...mau tau cara pacaran islami?????ya begitu tuh caranya hiiiiiiiii...^.^]
"akh...antum bisa aja dech"
atau mungkin ada seorang ikhwan mengirim sebuah sms "ukhti udah malam jangan lupa ntar sholat witir terus berdo'a,tidur moga mimpi indah"
lalu si akhwatpun membalas"jazakalloh akhi,,,akhi juga yach"[gubrakk]
berhubung pikiran sang ikhwan sedang galau jam dua malapun sang ikhwan mengirim kembali sms ke sang akhwat yang bunyinya "ukhti jangan lupa shalat tahajud"
lalu oleh sang akhwatpun di balas"ana habis wudhu sekarang mau sholat,akhi udah?"
balasanpun kembali di terima dengan bunyi "sudah ukhti" [gubrak...gedubrak...brak...brak...brak...mau tau cara pacaran islami?????ya begitu tuh caranya hiiiiiiiii...^.^]
BANYAK BERCANDA
suka bercanda dengan ikhwan,,,mereka senang tertawa tanpa takut terkena fitnah hati
TIDAK KHAWATIR BERIKHTILAT
saat terjadi ikhtilat akhwat genit tidak merasa kawatir,bukannya cepat2 keluar dari kondisi tersebut akhwat genit malah menikmatinya dan malah bercanda ria dengan para ikhwan yang berada di sana.
BERBICARA DENGAN NADA
maksudnya berbicara dengan intonasi kata yang bernada mendayu,manja,mendesah,seperti kekanak kanakan.gaya yang seperti itu bisa membuat tertarik seorang ikhwan[laki laki].
JILBAB BERPONI ATAU JILBAB SETENGAH TIANG
jilbab berponi adalah memakai jilbab tanpa daleman dan biasanya poninya di biarkan separuh kelihatan atau di keluarin dari jilbab,sedangkan jilbab setengah tiang adalah memakai jilbab tapi leher dan separuh dadanya masih terlihat.
Langganan:
Komentar (Atom)
Jumat, 03 Agustus 2012
Perbedaan Mani,Madzi,Wadi Dan Kencing
BISMILLAHIROHMANIROHIM...
Tahukah anda dari perbedaan ke empat hal tersebut???
Mengetahui hal ini adalah hal yang sangat penting.khususnya perbedaan antara Mani dan Madzi.Karena mungkin masih banyak di antara kita kaum muslimin yang belum tahu mengenai hal ini dan belum bisa membedakan antara keduanya,yang karena ketidak tahuan akan perbedaan ini menyebabkannya di timpa oleh fitnah,rasa was was dan di permainkan oleh setan.Sehingga tidaklah ada cairan yang keluar dari kemaluannya (kecuali kencing dan wadi)yang membuatnya ragu ragu kecuali dia langsung mandi,padahal boleh jadi dia hanyalah madzi dan bukan mani.Sudah di maklumi bahwa yang menyebabkan mandi hanyalah mani,sementara madzi cukup di cuci dan kemudian berwudzu tidak perlu mandi untuk menghilangkan hadastnya.
Karenanya berikut ini definisi dari ke empat cairan di atas,yang dari definisi tersebut bisa di petik sisi perbedaan di antar mereka :
1.KENCING masyhur sehingga tidak perlu di jelaskan,dan dia najis berdasarkan al-qur'an,sunah dan ijma'.
2.WADI cairan tebal berwarna putih yang keluar setelah kencing,atau setelah melakukan pekerjaan yang melelahkan,misalnya berolahraga berat.wadi adalah najis berdasarkan kesepakatan para ulama sehingga dia wajib untuk di cuci.Dia juga merupakan pembatal wudhu sebagaimana kencing dan madzi.
3.MADZI cairan tipis dan lengket yang keluar ketika munculnya syahwat.baik ketika bermesraan,saat pendahuluan sebelum jima',atau menghayal atau melihat sesuatu yang mengarah pada jima'.keluarnya tidak terpancar dan tubuh tidak menjadi lelah setelah mengeluarkannya.terkadang keluarnya tidak terasa.dia juga najis berdasarkan kesepakatan para ulama berdasarkan hadist Ali yang akan datang di mana beliau memerintahkan untuk mencucinya.
4.MANI cairan tebal yang baunya seperti adonan tepung,keluar dengan terpancar sehingga terasa keluarnya,keluar ketika jima' atau ihtilam (mimpi jima') atau onani-wal'iyadzubillah-dan tubuh akan terasa lelah setelah mengeluarkannya.
Berhubung kencing dan wadi sudah jelas kapan waktu keluarnya sehingga mudah di kenali,maka berikut kesimpulan perbedaan antara mani dan madzi :
a.Madzi adalah najis berdasarkan ijma' sementara mani adalah suci menurut pendapat yang paling kuat.
b.Madzi adalah hadast ashghar yang cukup di hilangkan dengan wudhu,sementara mani adalah hadast akbar yang hanya bisa di hilangkan dengan mandi junub.
c.cairan madzi lebih tipis di bandingkan mani.
d.mani berbau sementara madzi tidak(yakni baunya normal)
e.mani keluarnya terpancar berbeda halnya dengan madzi.ALLOH ta'ala berfirman tentang manusia "Dia di ciptakan dari air yang terpencar" (qs Ath thariq:6)
f.mani terasa keluarnya ,sementara keluarnya madzi kadang terasa dan kadang tidak terasa.
g.waktu keluar antara keduanya berbeda sebagaimana di atas.
h.tubuh akan melemah atau lelah setelah keluarnya mani,dan tidak demikian bila yang keluar adalah madzi.
Karenanya jika ada seseorang bangun di pagi hari dalam keadaan mendapatkan ada cairan di celananya,maka hendaknya dia perhatikan ciri ciri cairan tersebut,berdasarkan keterangan di atas.jika itu mani maka silahkan dia mandi,jika itu hanya madzi maka hendaknya dia cukup mencuci kemaluannya dan berwudhu.
Berdasarkan hadist Ali -radhiallohu anhu- bahwa Nabi -allaihisholatu wassalam- bersabda mengenai oarang yang mengeluarkan madzi :
اِغْسِلْ ذَكَرَكَ وَتَوَضَّأْ
" cucilah kemaluanmu dan berwudhulah kamu " (HR.Al bukhari no 269 dan muslim no 303)
[update Anas bin malik -radiallohu anhu- berkata :
أَنَّ أُمَّ سُلَيْمٍ حَدَّثَتْ أَنَّهَا سَأَلَتْ نَبِيَّ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَنْ الْمَرْأَةِ تَرَى فِي مَنَامِهَا مَا يَرَى الرَّجُلُ, فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: إِذَا رَأَتْ ذَلِكِ الْمَرْأَةُ فَلْتَغْتَسِلْ. فَقَالَتْ أُمُّ سُلَيْمٍ: وَاسْتَحْيَيْتُ مِنْ ذَلِكَ. قَالَتْ: وَهَلْ يَكُونُ هَذَا؟ فَقَالَ نَبِيُّ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: نَعَمْ, فَمِنْ أَيْنَ يَكُونُ الشَّبَهُ؟! إِنَّ مَاءَ الرَّجُلِ غَلِيظٌ أَبْيَضُ وَمَاءَ الْمَرْأَةِ رَقِيقٌ أَصْفَرُ فَمِنْ أَيِّهِمَا عَلَا أَوْ سَبَقَ يَكُونُ مِنْهُ الشَّبَهُ
"bahwa ummu sulaim pernah bercerita bahwa dia pernah bertanya kepada Nabi sholallohualaihi wassalam tentang wanita yang bermimpi (bersenggama)sebagaimana yang terjadi pada seorang lelaki.maka rosululloh sholallohualaihiwassalam bersabda,"apabila perempuan tersebut bermimpi keluar mani maka dia wajib mandi".ummu sulaim berkata, "maka aku menjadi malu karenanya". lalu ummu sulaim kembali bertanya "apakah keluarnya mani memungkinkan pada perempuan?" Nabi sholallohuwassalam bersabda "ya(wanita juga keluar mani,kalau dia tidak keluar)maka dari mana terjadi kemiripan (anak dengan ibunya)?ketahuilah bahwa mani lelaki itu kental dan berwarna putih,sedangkan mani perempuan itu encer dan berwarna kuning.manapun mani dari salah seorang mereka mendominasi atau menang,niscaya kemiripan terjadi karenanya". (HR.Muslim no 469).Imam An Nawawi berkata dalam syarh muslim (3/222),"hadist ini merupakan kaidah yang sangat agung dalam menjelaskan bentuk dan sifat mani,dan apa yang tersebut di sini itulah sifatnya dalam keadaan biasa dan normal.Para ulama menyatakan :dalam keadaan sehat mani lelaki itu berwarna putih pekat dan memancar sedikit demi sedikit di saat keluar.Biasa keluar bila di kuasai dengan syahwat dan sangat nikmat saat keluarnya.
Setelah keluar dia akan merasakan lemas dan akan mencium bau seperti bau mayang kurma yaitu bau seperti adonan tepung.Warna mani bisa berubah di sebabkan beberapa hal di antaranya;sedang sakit,maninya akan berubah cair dan kuning,atau kantung testis melemah sehingga mani keluar tanpa di pacu syahwat,atau karena sering bersenggama sehingga warna mani berubah merah seperti air perahan daging dan kadang kala yang keluar adalah darah.]
Tambahan :
1.mandi junub hanya di wajibkan saat ihtilam (mimpi jima') ketika ada cairan yang keluar.adapun jika dia mimpi tapi tidak ada cairan yang keluar maka dia tidak wajib mandi.
Berdasarkan hadist Abu Said Al Khudri secara marfu' :
إِنَّمَا الْمَاءُ مِنَ الْمَاءِ
"sesungguhnya air itu hanya ada dari air" (HR. Muslim no. 343) Maksudnya : air (untuk mandi) itu hanya di wajibkan ketika keluarnya air (mani).
2.Mayoritas ulama mempersyaratkan wajibnya mandi dengan adanya syahwat ketika keluarnya mani dalam keadaan terjaga.Artinya jika mani keluar tanpa di sertai dengan syahwat -misalnya karena sakit atau cuaca terlampau dingin atau yang semacamnya- maka mayoritas ulama tidak mewajibkan mandi junub darinya.Berbeda halnya dengan Imam Asy Syafi'i dan Ibnu Hazm yang keduanya mewajibkan mandi junub secara mutlak bagi yang keluar mani,baik yang di sertai syahwat ataupun tidak.Wallahu a'lam.
Demikian tulisan kali ini,semoga tulisan ini mampu membantu saudara muslim di manapun berada yang belum tahu mengenai tentang permasalahan di atas.tulisan ini saya ambil dari sumber al atsarriyah.com.
SYUKRON...
Tahukah anda dari perbedaan ke empat hal tersebut???
Mengetahui hal ini adalah hal yang sangat penting.khususnya perbedaan antara Mani dan Madzi.Karena mungkin masih banyak di antara kita kaum muslimin yang belum tahu mengenai hal ini dan belum bisa membedakan antara keduanya,yang karena ketidak tahuan akan perbedaan ini menyebabkannya di timpa oleh fitnah,rasa was was dan di permainkan oleh setan.Sehingga tidaklah ada cairan yang keluar dari kemaluannya (kecuali kencing dan wadi)yang membuatnya ragu ragu kecuali dia langsung mandi,padahal boleh jadi dia hanyalah madzi dan bukan mani.Sudah di maklumi bahwa yang menyebabkan mandi hanyalah mani,sementara madzi cukup di cuci dan kemudian berwudzu tidak perlu mandi untuk menghilangkan hadastnya.
Karenanya berikut ini definisi dari ke empat cairan di atas,yang dari definisi tersebut bisa di petik sisi perbedaan di antar mereka :
1.KENCING masyhur sehingga tidak perlu di jelaskan,dan dia najis berdasarkan al-qur'an,sunah dan ijma'.
2.WADI cairan tebal berwarna putih yang keluar setelah kencing,atau setelah melakukan pekerjaan yang melelahkan,misalnya berolahraga berat.wadi adalah najis berdasarkan kesepakatan para ulama sehingga dia wajib untuk di cuci.Dia juga merupakan pembatal wudhu sebagaimana kencing dan madzi.
3.MADZI cairan tipis dan lengket yang keluar ketika munculnya syahwat.baik ketika bermesraan,saat pendahuluan sebelum jima',atau menghayal atau melihat sesuatu yang mengarah pada jima'.keluarnya tidak terpancar dan tubuh tidak menjadi lelah setelah mengeluarkannya.terkadang keluarnya tidak terasa.dia juga najis berdasarkan kesepakatan para ulama berdasarkan hadist Ali yang akan datang di mana beliau memerintahkan untuk mencucinya.
4.MANI cairan tebal yang baunya seperti adonan tepung,keluar dengan terpancar sehingga terasa keluarnya,keluar ketika jima' atau ihtilam (mimpi jima') atau onani-wal'iyadzubillah-dan tubuh akan terasa lelah setelah mengeluarkannya.
Berhubung kencing dan wadi sudah jelas kapan waktu keluarnya sehingga mudah di kenali,maka berikut kesimpulan perbedaan antara mani dan madzi :
a.Madzi adalah najis berdasarkan ijma' sementara mani adalah suci menurut pendapat yang paling kuat.
b.Madzi adalah hadast ashghar yang cukup di hilangkan dengan wudhu,sementara mani adalah hadast akbar yang hanya bisa di hilangkan dengan mandi junub.
c.cairan madzi lebih tipis di bandingkan mani.
d.mani berbau sementara madzi tidak(yakni baunya normal)
e.mani keluarnya terpancar berbeda halnya dengan madzi.ALLOH ta'ala berfirman tentang manusia "Dia di ciptakan dari air yang terpencar" (qs Ath thariq:6)
f.mani terasa keluarnya ,sementara keluarnya madzi kadang terasa dan kadang tidak terasa.
g.waktu keluar antara keduanya berbeda sebagaimana di atas.
h.tubuh akan melemah atau lelah setelah keluarnya mani,dan tidak demikian bila yang keluar adalah madzi.
Karenanya jika ada seseorang bangun di pagi hari dalam keadaan mendapatkan ada cairan di celananya,maka hendaknya dia perhatikan ciri ciri cairan tersebut,berdasarkan keterangan di atas.jika itu mani maka silahkan dia mandi,jika itu hanya madzi maka hendaknya dia cukup mencuci kemaluannya dan berwudhu.
Berdasarkan hadist Ali -radhiallohu anhu- bahwa Nabi -allaihisholatu wassalam- bersabda mengenai oarang yang mengeluarkan madzi :
اِغْسِلْ ذَكَرَكَ وَتَوَضَّأْ
" cucilah kemaluanmu dan berwudhulah kamu " (HR.Al bukhari no 269 dan muslim no 303)
[update Anas bin malik -radiallohu anhu- berkata :
أَنَّ أُمَّ سُلَيْمٍ حَدَّثَتْ أَنَّهَا سَأَلَتْ نَبِيَّ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَنْ الْمَرْأَةِ تَرَى فِي مَنَامِهَا مَا يَرَى الرَّجُلُ, فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: إِذَا رَأَتْ ذَلِكِ الْمَرْأَةُ فَلْتَغْتَسِلْ. فَقَالَتْ أُمُّ سُلَيْمٍ: وَاسْتَحْيَيْتُ مِنْ ذَلِكَ. قَالَتْ: وَهَلْ يَكُونُ هَذَا؟ فَقَالَ نَبِيُّ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: نَعَمْ, فَمِنْ أَيْنَ يَكُونُ الشَّبَهُ؟! إِنَّ مَاءَ الرَّجُلِ غَلِيظٌ أَبْيَضُ وَمَاءَ الْمَرْأَةِ رَقِيقٌ أَصْفَرُ فَمِنْ أَيِّهِمَا عَلَا أَوْ سَبَقَ يَكُونُ مِنْهُ الشَّبَهُ
"bahwa ummu sulaim pernah bercerita bahwa dia pernah bertanya kepada Nabi sholallohualaihi wassalam tentang wanita yang bermimpi (bersenggama)sebagaimana yang terjadi pada seorang lelaki.maka rosululloh sholallohualaihiwassalam bersabda,"apabila perempuan tersebut bermimpi keluar mani maka dia wajib mandi".ummu sulaim berkata, "maka aku menjadi malu karenanya". lalu ummu sulaim kembali bertanya "apakah keluarnya mani memungkinkan pada perempuan?" Nabi sholallohuwassalam bersabda "ya(wanita juga keluar mani,kalau dia tidak keluar)maka dari mana terjadi kemiripan (anak dengan ibunya)?ketahuilah bahwa mani lelaki itu kental dan berwarna putih,sedangkan mani perempuan itu encer dan berwarna kuning.manapun mani dari salah seorang mereka mendominasi atau menang,niscaya kemiripan terjadi karenanya". (HR.Muslim no 469).Imam An Nawawi berkata dalam syarh muslim (3/222),"hadist ini merupakan kaidah yang sangat agung dalam menjelaskan bentuk dan sifat mani,dan apa yang tersebut di sini itulah sifatnya dalam keadaan biasa dan normal.Para ulama menyatakan :dalam keadaan sehat mani lelaki itu berwarna putih pekat dan memancar sedikit demi sedikit di saat keluar.Biasa keluar bila di kuasai dengan syahwat dan sangat nikmat saat keluarnya.
Setelah keluar dia akan merasakan lemas dan akan mencium bau seperti bau mayang kurma yaitu bau seperti adonan tepung.Warna mani bisa berubah di sebabkan beberapa hal di antaranya;sedang sakit,maninya akan berubah cair dan kuning,atau kantung testis melemah sehingga mani keluar tanpa di pacu syahwat,atau karena sering bersenggama sehingga warna mani berubah merah seperti air perahan daging dan kadang kala yang keluar adalah darah.]
Tambahan :
1.mandi junub hanya di wajibkan saat ihtilam (mimpi jima') ketika ada cairan yang keluar.adapun jika dia mimpi tapi tidak ada cairan yang keluar maka dia tidak wajib mandi.
Berdasarkan hadist Abu Said Al Khudri secara marfu' :
إِنَّمَا الْمَاءُ مِنَ الْمَاءِ
"sesungguhnya air itu hanya ada dari air" (HR. Muslim no. 343) Maksudnya : air (untuk mandi) itu hanya di wajibkan ketika keluarnya air (mani).
2.Mayoritas ulama mempersyaratkan wajibnya mandi dengan adanya syahwat ketika keluarnya mani dalam keadaan terjaga.Artinya jika mani keluar tanpa di sertai dengan syahwat -misalnya karena sakit atau cuaca terlampau dingin atau yang semacamnya- maka mayoritas ulama tidak mewajibkan mandi junub darinya.Berbeda halnya dengan Imam Asy Syafi'i dan Ibnu Hazm yang keduanya mewajibkan mandi junub secara mutlak bagi yang keluar mani,baik yang di sertai syahwat ataupun tidak.Wallahu a'lam.
Demikian tulisan kali ini,semoga tulisan ini mampu membantu saudara muslim di manapun berada yang belum tahu mengenai tentang permasalahan di atas.tulisan ini saya ambil dari sumber al atsarriyah.com.
SYUKRON...
Senin, 23 Juli 2012
DO'A SESUDAH SHOLAT TARAWIH
Do’a sesudah shalat Tarawih:
بِسْمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ : اَلْحَمْدُلِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ حَمْدًايُوَافِى نِعَمَهُ وَيُكَافِئُ مَزِيْدَهُ , اَللَّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ عَلَى سَيِّدِنَامُحَمَّدٍ وَعَلَى اَلِ سَيِّدِنَامُحَمَّدٍ , اَللَّهُمَ اجْعَلْنَا بِاْلاِيْمَانِ كَمِلِيْنَ , وَلِلْفَرَائِضِ مُؤَدِّيْن . وَللِصَّلاَةِحَافِظِيْنَ , وَللِزَّكَاةِ فَاعِلِيْنَ , وَلِمَاعِنْدَكَ طَالِبِيْنَ , وَلِعَفْوِكَ رَاجِيِّنَ , وَبِاْلهُدَى مُتَمَسِّكِيْنَ , وَعَنِ اللَّغْوِمُعْرِضِيْنَ , وَفىِ الدُّنْيَازَاهِدِيْنَ , وَفىِ اْلاخِرَةِرَاغِبِيْنَ , وَبِالْقَضَاءِرَضِيْنَ , وَبِالنَّعْمَاءِشَاكِرِيْنَ , وَعَلىَ اْلبَلاَءِصَابِرِيْنَ , وَتَحْتَ لِوَءِ سَيِّدِنَامُحَمَّدٍصَلىَّ اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَوْمَ اْلقِيَامَةِ سَائِرِيْنَ , وَاِلىَ اْلحَوْضِ وَارِدِيْنَ , وَاِلىَ اْلجَنَّةِدَلخِلِيْنَ , وَمِنَ النَّارِنَاجِيْنَ , وَعَلَ سَرِيْرِاْلكَرَامَةِ قَاعِدِيْنَ , وَمِنْ حُوْرِاْلِعَيْنِ مُتَزَوِّجِيْنَ , وَمِنْ سُنْدُ سٍ وَاِسْتَبْرَقٍ وَّدِيْبَاحٍ مُتَلَبِّسِيْنَ , وَمِنْ طَعَامِ اَلجَنَّةِ آ كِلِيْنَ وَمِنْ لَبَنٍ وَعَسَلٍ مُصَفًى شَارِبِيْنَ , بِاَكْواَبٍ وِّاَبَارِيْقَ وَكَأْسٍ مِنْ مَعِيْن , مَحَ الَّذِيْنَ اَنْعَمْتَ عَلَيْهِمْ مِنَ النَّبِيِّيْنَ وَالصِْدِّ يْقِيْنَ وَالشُّهَدَاءِوَالصَّلِحِيْنَ , وَحَسُنَ اُولَئِكَ رَفِيْقًا , ذَلِكَ اْلَفَضْلُ مِنَ الله وَكَفىَ بِاللهِ عَلِيْم َ وَاْلحَمْدُ لله رَبِّالْعَالَمِيْن
“ALLAAHUMMAJ’ALNAA BIL IIMAANI KAAMILIINA. WALIFARAA-IDLIKA MU-ADDIINA WA-ALASH SHALAWAATI MUHAAFIDHIINA. WALIZZAKAATI FAA’ILIINA WALIMAA ‘INDAKA THAALIBIINA. WALI-AFWIKA RAAJINA, WABIL HUDAA MUTAMASSIKIINA. WA-ANIL LAGHWI MU’RIDLIINA WAFID DUNYAA ZAAHIDIINA, WAFIL AAKHIRATI RAAGHIBIINA, WABIL QADLAA-I RAADLIINA, WABIN NA’MAA-I SYAAKIRIINA. WA-ALAL BALAA-I SHAABIRIINA WATAHTA LIWAA-I SAYYIDINAA MUHAMMADIN SHALLALLAAHU ‘ALAIHI WASAI LAMA YAUMAL QIYAAMATI SAAIRIINA WA’ALAL HAUDLI WAARIDIINA, WAFIL JANNATI DAKHILIINA. WA-ALAA SARIIRATIL KARAAMATI QAA’IDIINA. WABIKHUURIN ‘IININ MUTAZAWWIJIINA WAMIN SUNDUSIN WAISTABRAQIN WADIIBAAJIN MUTA-LABBISIINA WATHA’AAMIL JANNATI AAKILIINA. WAMIN LABANIN WA’ASALIN MUSHAFFIINA SYAARIBIINA BIAKWAABIN WA-ABAARIIQA WAKA’SIN MIM MA’IININ MA’AL LADZIINA AN’AMTA ‘ALAIHIM MINAN NABIYYIINA WASH SHIDDIIQIINA WASY SYUHADAA-I WASH-SHAALIHIINA WAHASUNA ULAA-IKA RAFIIQAA, DZAALIKAL FADLLU MINALLAAHI WAKAFAA BILLAAHI ‘ALIIMA. WALHAMDU LILLAAHI RABBIL ‘AALAMIIN”.
Artinya :
“Ya Allah, jadikanlah kami (orang-orang) yang imannya sempurna, dapat menunaikan segala fardlu, menjaga shalat. Menunaikan zakat, menuntut/mencari segala kebaikan di sisiM, mengharap ampunan-Mu senantiasa memegang teguh petunjuk-petunjukMu, terlepas/terhindar dari segala penyelewengan dan zuhud di dunia dan di akherat dan tabah (sabar) menerima cobaan, mensyukuri segala nikmat-Mu dan semoga nanti pada hari kiamat kami dalam satu barisan di bawahnaungan panji-panji junjungan kita Nabi Muhammad saw, dan melalui talaga yang sejuk, masuk didalam sorga, terhindar dari api neraka dan duduk di tahta kehormatan, didampingi oleh bidadari sorga, dan mengenakan baju-baju kebesaran dari sutra berwarna-warni, menikmati santapan sorga yang lezat, minum susu dan madu yang suci bersih dalam gelas-gelas dan orang-orang yang telah Engkau beri nikmat pada mereka dari golongan para Nabi, shiddiqin dan orang-orang yang syahid serta orang-orang shahih. Dan baik sekali mereka menjadi teman-teman kami. Demikianlah kemurahan dari Allah SWT, dan kecukupan dari Allah Yang Maha Mengetahui. Dan segala puji bagi Allah Tuhan seru sekalian alam”.
Jumat, 20 Juli 2012
Dalam Diam
YA ALLOH...
Dalam diam aku sangat mendambakan dia
Dalam diam aku sangat menginginkan dia menjadi imamku
Meski tak pernah ada ucapku untuk tetap mempertahankan dia di sisiku
Tapi sesungguhnya aku sangat menyayanginya dalam tidur dan terjagaku
Seperti bunga layu yang tersirami saat ku mulai mengenalnya
Seperti ruang gelap yang mendapatkan pancaran sinar lampu
Dia mengajariku menapakkan kaki di antara ribuan duri
Membawaku ke taman taman impian yang akupun merasakan nyaman di dalamnya...
Tapi YA ALLOH...
Kenapa perpisahan yang terucap dari bibirnya????
Apakah aku tak pantas untuk bersama dia YA ALLOH...
Apakah aku tak layak mendapatkan dia YA ALLOH...
Aku tau semua atas kehendak dan kuasa-MU
Engkau yang MAHA MEMBOLAK BALIKKAN HATI
Bantulah hamba-MU ini untuk tetap tegar menghadapi kehidupan ini...
20 JULI 2012
Dalam diam aku sangat mendambakan dia
Dalam diam aku sangat menginginkan dia menjadi imamku
Meski tak pernah ada ucapku untuk tetap mempertahankan dia di sisiku
Tapi sesungguhnya aku sangat menyayanginya dalam tidur dan terjagaku
Seperti bunga layu yang tersirami saat ku mulai mengenalnya
Seperti ruang gelap yang mendapatkan pancaran sinar lampu
Dia mengajariku menapakkan kaki di antara ribuan duri
Membawaku ke taman taman impian yang akupun merasakan nyaman di dalamnya...
Tapi YA ALLOH...
Kenapa perpisahan yang terucap dari bibirnya????
Apakah aku tak pantas untuk bersama dia YA ALLOH...
Apakah aku tak layak mendapatkan dia YA ALLOH...
Aku tau semua atas kehendak dan kuasa-MU
Engkau yang MAHA MEMBOLAK BALIKKAN HATI
Bantulah hamba-MU ini untuk tetap tegar menghadapi kehidupan ini...
20 JULI 2012
Rabu, 11 April 2012
MASIH ADAKAH
Siang telah berlalu
Tak terasa ku luapkan air mataku
Menetes…dan terus menetes…
Ku coba untuk menahanya
Tapi aku tak bisa
Dalam dinginnya malam
Diriku kau rengkuh dalam kerinduan
Dan dalam sepinya malam
Kau bisikkan kata cintamu lewat bintang
Mengapa kau tinggalkan aku
Mengapa kau tinggalkan cinta suciku
Aku hanya bisa merenung
Menelusuri lamunanku
Mencari sosok dirimu
Berkhayal akan dirimu.
Berkhayal akan kebersamaan kita kemarin.
Mengulang cerita indah yang pernah ada
Aku hanya bisa tersenyum
Kemudian bungkam
Menikmati telusuran angan yang kian jauh.
Aku merindukanmu sayang..
Menunggu nyatamu untuk kurengkuh demi lamunanku
Datanglah dan biarkan kita bermanja lagi..
Biarkan ku bersandar seraya membahas hal-hal sesukamu.
Masih adakah cinta itu
Gemuruh dadaku makin menyiksa
Bagai gelegar suara merapi disana
Aku mencoba bertahan
Walau terasa makin sesak di dada
Ketika ku ingat wajahmu
Perlahan menetes air mataku
Andai kaki ini bisa berlari
Kan ku hampiri kamu yang jauh di sana
Tetapi masihkah adakah cinta itu?
masih adakah rindumu untukku?
masih adakah rindumu untukku?
Sabtu, 28 Januari 2012
MAKE UP MUSLIMAH
Jadikanlah menundukan pandangan sebagai hiasan mata anda,niscaya akan semakin bening dan jernih
Oleskan lipstik kejujuran pada bibir anda niscaya akan semakin manis
Gunakanlah pemerah bibir anda dari kosmetik yang terbuat dari rasa malu yang di buat dari salon iman
Pakailah sabun istiqfar yang menghilangkan semua dosa dan kesalahan yang anda lakukan
Rawatlah rambut anda dengan selendang islami yang akan menghilangkan pandangan lelaki yang membahayakan
Hiasilah kedua tangan anda dengan gelang gelang tawadhu' dan jari jari anda dengan cincin ukhuwah
Sebaik baiknya kalung anda adalah kalung kesucian
Bedakilah wajah anda dengan air wudhu niscaya akan bercahaya di akhirat
memang tak seorangpun yang tidak mau menjadi cantik dan setiap orang akan terlihat cantik bila mempunyai kualiti 7M
MUSYARAKAH yakin bahwa dirinya mempunyai kecantikan tersendiri
MURAKABAH menerima dengan iklas dan bersyukur keadaan diri sendiri
MUHASABAH senantiasa melihat kekurangan diri sendiri dan membetulkannya
MUAKOBAH senantiasa mendidik diri agar menjadi wanita yang sempurna
MUQQARABAH senantiasa mendekatkan diri dengan ALLOH SWT
MUJAHADAH berusaha melawan segala bentuk hawa nafsu yang mencoba menguasai diri
MUARABAH coba mengikis segala kejahatan dalam diri
Oleskan lipstik kejujuran pada bibir anda niscaya akan semakin manis
Gunakanlah pemerah bibir anda dari kosmetik yang terbuat dari rasa malu yang di buat dari salon iman
Pakailah sabun istiqfar yang menghilangkan semua dosa dan kesalahan yang anda lakukan
Rawatlah rambut anda dengan selendang islami yang akan menghilangkan pandangan lelaki yang membahayakan
Hiasilah kedua tangan anda dengan gelang gelang tawadhu' dan jari jari anda dengan cincin ukhuwah
Sebaik baiknya kalung anda adalah kalung kesucian
Bedakilah wajah anda dengan air wudhu niscaya akan bercahaya di akhirat
memang tak seorangpun yang tidak mau menjadi cantik dan setiap orang akan terlihat cantik bila mempunyai kualiti 7M
MUSYARAKAH yakin bahwa dirinya mempunyai kecantikan tersendiri
MURAKABAH menerima dengan iklas dan bersyukur keadaan diri sendiri
MUHASABAH senantiasa melihat kekurangan diri sendiri dan membetulkannya
MUAKOBAH senantiasa mendidik diri agar menjadi wanita yang sempurna
MUQQARABAH senantiasa mendekatkan diri dengan ALLOH SWT
MUJAHADAH berusaha melawan segala bentuk hawa nafsu yang mencoba menguasai diri
MUARABAH coba mengikis segala kejahatan dalam diri
Jumat, 06 Januari 2012
Akhwat Genit???? Hindari Dech!!!!!!!
Akhwat genit...hmmmmm...akhwat biasa di sebutkan untuk para wanita muslim yg notabenenya orang yang beragama dan alim dan menurut bahasa arab adalah saudara perempuan,tapi kok bisa di bilang genit yach,,,kadang ku bertanya dalam hati bila seorang ahwat saja ada yg di bilang genit padahal mereka seorang yang familiar dengan kealiman,kesopanan,wanita yg selalu menjaga dirinya dari pandangan sang ikhwan malahan sering terlihat selalu menunduk saat berjalan[uangnya jatuh kali,,,gedubrakkkkkk] demi menjaga pandangannya dari godaan setan yg bener he he...lantas bagaimana dengan aku ini yang masih ketinggalan jauh dari mereka,,,haduch jadi malu ma SANG PENCIPTA,,,jangan jangan aku termasuk akhwat blacklist,,,naudzubillah dech,,,jangan sampai itu terjadi....
Genit????bagaimana mereka genit???
menurutku bukan genit dech tapi bisa juga di bilang gombal islami [af1 hiiiii...]bila sekiranya saya katakan gombal islami mengenai hal ini,
rasanya tak ada satupun wanita yang tak suka mendengar rayuan,bahkan kita sebagai wanita sering menjadi korban rayuan,,,[halah malah kemana mana ^^] kalau kita sebagai ahwat tidak menimpali rayuan mereka gpp nah yang di takutkan para ahwatpun denga manisnya membalas rayuan itu.[gubrakkkkkk]
Apalagi di jaman sekarang ini jejaring sosial facebook lagi marak maraknya dan saya yakin banyak akhwat yang mempunyai facebook,begitu juga saya,,,saya juga seorang facebooker atau facebookholic istilah kerennya [gubrak]
Tapi meskipun kita seorang facebooker semoga kita tidak termasuk dalam golongan facebooker genit he he he...
penasarankan akhwat genit tuch yang seperti apa dan bagaimana ciri cirinya...yiuuuuk kita intip ^_^
Genit????bagaimana mereka genit???menurutku bukan genit dech tapi bisa juga di bilang gombal islami [af1 hiiiii...]bila sekiranya saya katakan gombal islami mengenai hal ini,
rasanya tak ada satupun wanita yang tak suka mendengar rayuan,bahkan kita sebagai wanita sering menjadi korban rayuan,,,[halah malah kemana mana ^^] kalau kita sebagai ahwat tidak menimpali rayuan mereka gpp nah yang di takutkan para ahwatpun denga manisnya membalas rayuan itu.[gubrakkkkkk]
Apalagi di jaman sekarang ini jejaring sosial facebook lagi marak maraknya dan saya yakin banyak akhwat yang mempunyai facebook,begitu juga saya,,,saya juga seorang facebooker atau facebookholic istilah kerennya [gubrak]
Tapi meskipun kita seorang facebooker semoga kita tidak termasuk dalam golongan facebooker genit he he he...
penasarankan akhwat genit tuch yang seperti apa dan bagaimana ciri cirinya...yiuuuuk kita intip ^_^
BERPAKAIAN YANG MENGUNDANG PEMANDANGAN
memakai jilbab lebar,mengenakan gamis namun jilbab dan busana muslimah yang di gunakan di buat sedemikian rupa agar menggoda pandangan para ikhwan,warna yang mencolok ataupun renda renda agar terpancing yang memandang
SENANG DI LIHAT
senang tampil di depan umum dan senang mencari cari perhatian di depan para ikhwan,bagi akhwat yang punya facebook suka memasang foto yang berpose menarik dan di publikasikan.
"Dan katakanlah kepada perempuan perempuan yang beriman supaya menundukkan pandangan mereka(daripada memandang yang haram),dan memelihara kehormatan mereka,dan janganlah mereka memperlihatkan perhiasan tubuh mereka kecuali yang zahir daripadanya" (QS An-Nur : 24)
SUKA MELONTARKAN KATA MESRA YANG ISLAMI,CHAT ATAU SMS YG GAK JELAS
BANYAK BERCANDA
suka bercanda dengan ikhwan,,,mereka senang tertawa tanpa takut terkena fitnah hati
TIDAK KHAWATIR BERIKHTILAT
saat terjadi ikhtilat akhwat genit tidak merasa kawatir,bukannya cepat2 keluar dari kondisi tersebut akhwat genit malah menikmatinya dan malah bercanda ria dengan para ikhwan yang berada di sana.
BERBICARA DENGAN NADA
maksudnya berbicara dengan intonasi kata yang bernada mendayu,manja,mendesah,seperti kekanak kanakan.gaya yang seperti itu bisa membuat tertarik seorang ikhwan[laki laki].
JILBAB BERPONI ATAU JILBAB SETENGAH TIANG
jilbab berponi adalah memakai jilbab tanpa daleman dan biasanya poninya di biarkan separuh kelihatan atau di keluarin dari jilbab,sedangkan jilbab setengah tiang adalah memakai jilbab tapi leher dan separuh dadanya masih terlihat.
memakai jilbab lebar,mengenakan gamis namun jilbab dan busana muslimah yang di gunakan di buat sedemikian rupa agar menggoda pandangan para ikhwan,warna yang mencolok ataupun renda renda agar terpancing yang memandang
SENANG DI LIHAT
senang tampil di depan umum dan senang mencari cari perhatian di depan para ikhwan,bagi akhwat yang punya facebook suka memasang foto yang berpose menarik dan di publikasikan.
"Dan katakanlah kepada perempuan perempuan yang beriman supaya menundukkan pandangan mereka(daripada memandang yang haram),dan memelihara kehormatan mereka,dan janganlah mereka memperlihatkan perhiasan tubuh mereka kecuali yang zahir daripadanya" (QS An-Nur : 24)
SUKA MELONTARKAN KATA MESRA YANG ISLAMI,CHAT ATAU SMS YG GAK JELAS
"jazakalloh ya akhi"
"akh...antum bisa aja dech"
atau mungkin ada seorang ikhwan mengirim sebuah sms "ukhti udah malam jangan lupa ntar sholat witir terus berdo'a,tidur moga mimpi indah"
lalu si akhwatpun membalas"jazakalloh akhi,,,akhi juga yach"[gubrakk]
berhubung pikiran sang ikhwan sedang galau jam dua malapun sang ikhwan mengirim kembali sms ke sang akhwat yang bunyinya "ukhti jangan lupa shalat tahajud"
lalu oleh sang akhwatpun di balas"ana habis wudhu sekarang mau sholat,akhi udah?"
balasanpun kembali di terima dengan bunyi "sudah ukhti" [gubrak...gedubrak...brak...brak...brak...mau tau cara pacaran islami?????ya begitu tuh caranya hiiiiiiiii...^.^]
"akh...antum bisa aja dech"
atau mungkin ada seorang ikhwan mengirim sebuah sms "ukhti udah malam jangan lupa ntar sholat witir terus berdo'a,tidur moga mimpi indah"
lalu si akhwatpun membalas"jazakalloh akhi,,,akhi juga yach"[gubrakk]
berhubung pikiran sang ikhwan sedang galau jam dua malapun sang ikhwan mengirim kembali sms ke sang akhwat yang bunyinya "ukhti jangan lupa shalat tahajud"
lalu oleh sang akhwatpun di balas"ana habis wudhu sekarang mau sholat,akhi udah?"
balasanpun kembali di terima dengan bunyi "sudah ukhti" [gubrak...gedubrak...brak...brak...brak...mau tau cara pacaran islami?????ya begitu tuh caranya hiiiiiiiii...^.^]
BANYAK BERCANDA
suka bercanda dengan ikhwan,,,mereka senang tertawa tanpa takut terkena fitnah hati
TIDAK KHAWATIR BERIKHTILAT
saat terjadi ikhtilat akhwat genit tidak merasa kawatir,bukannya cepat2 keluar dari kondisi tersebut akhwat genit malah menikmatinya dan malah bercanda ria dengan para ikhwan yang berada di sana.
BERBICARA DENGAN NADA
maksudnya berbicara dengan intonasi kata yang bernada mendayu,manja,mendesah,seperti kekanak kanakan.gaya yang seperti itu bisa membuat tertarik seorang ikhwan[laki laki].
JILBAB BERPONI ATAU JILBAB SETENGAH TIANG
jilbab berponi adalah memakai jilbab tanpa daleman dan biasanya poninya di biarkan separuh kelihatan atau di keluarin dari jilbab,sedangkan jilbab setengah tiang adalah memakai jilbab tapi leher dan separuh dadanya masih terlihat.
Langganan:
Komentar (Atom)








